Morfologi Cabai Rawit

February 25, 2020 Uncategorized  No comments

Tumbuhan cabai rawit merupakan satu diantara sekian banyak varian tanaman cabai yang sangat populer di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara lainnya,yang mana jenis tanaman cabai rawit ini merupakan tanaman yang termasuk kedalam jenis sayuran.

Morfologi Cabai Rawit

Tanaman cabai rawit ini sering sekali digunakan untuk bahan utama dalam pembuatan bumbu masakan yang tentunya sangat  khas dengan masakan di Indonesia,yang mana cabai rawit ini terkenal karena mempunyai citarasa pedas dan tentunya bisa menyiapkan rasa yang sangat klop dan pas dengan lidah orang Indonesia,maka sudah dapat dipastikan bila adanya cabai rawit ini merupakan komponen penting dalam hal kuliner.

Baca Juga: Mengatasi Serangan Jantung Dengan Melinjo

Rasa dari tanaman cabai rawit yang disumbangkan rasa dari cabai ini merupakan rasa pedas yang begitu dahsyat melebihi cabai merah yang tergolong mempunyai ukuran besar.

Hal demikian terjadi dikarenakan pada tumbuhan cabai rawit ini terdapat sebuah kandungan yang diberi nama capsaicin yang mana jenis kandungan tersebut mempunyai jumlah yang sangat banyak dibandingkan dengan tanaman cabai merah,maka dengan begitu akan menghasilkan rasa pedas yang luar biasa pada tumbuhan ini.

Jenis Cabai rawit atau dengan nama latin Capsicum frutescens L adalah tanaman perdu yang dapat tumbuh dalam kurun waktu setahun,aslinya tanaman cabai rawit ini berasal dari wilayah Amerika dengan subtropis.

Tanaman cabai rawit ini juga dapat dijumpai tumbuh liar di berbagai tepian yang berada di tegalan atau juga bisa ditanam di pekarangan rumah. Untuk di beberapa daerah khusus nya di wilayah Indonesia tanaman cabai rawit ini ternyata memiliki sejumlah nama yang berbeda-beda seperti leudeu pentek (dalam bahasa Gayo), lombok japlak (Jawa), cengek (Sunda), dan rica gufu (Ternate dan Tidore).

Daun pada cabai rawit merupakan jenis tanaman cabai yang mempunyai daun tunggal yang mana daun ini sangat banyak mempunyai beberapa tangkai. Pada bagian helaian daun ini cenderung sedikit berbentuk seperti bentuk bulat menyerupai telur,namun agak sedikit memanjang atau juga dengan bentuk seperti lanset dengan pangkal runcing dan ujung yang menyempit. Daun mudanya bisa dikukus untuk dijadikan lalap.

Pada bagian batang  tanaman cabai rawit ,rata-rata mempunyai panjang yang berbeda-beda diantara nya 49-59 cm dan kebanyakan juga mempunyai diameter batang antara 1.5-2.3 cm. Untuk bagian akar dari tanaman cabai rawit ini merupakan jenis akar tunggang,yang mana dengan ini tanaman cabai rawit dengan cepat mampu menembus tanah sampai kedalaman hingga 30-60 cm. Cabe rawit adalah jenis tanaman yang dikategorikan cukup ideal,dan tentunya dapat hidup dengan kondisi tanah yang mengandung bahan organik sekurang-kurangnya mencapai 1.5% dan juga setidaknya mempunyai pH antara 6.0-6.5.

Pada bagian bunga dari tanaman cabai rawit ini tergolong jenis hermaprodit (berkelamin ganda). Lalu pada bagian mahkota pada bunga cabai rawit ini dominan sekali berbentuk seperti sebuah bintang dengan warna yang tentunya sangat beragam,seperti putih, putih kehijauan, terkadang berwarna ungu.

Dari aspek kesehatan, tanaman cabai rawit ini dapat menambah nutrisi  dan juga penambah nafsu makan (stomakik), cabai rawit juga dapat melancarkan adanya sirkulasi dalam peredaran darah,cabai rawit ini dapat berfungsi juga untuk merangsang adanya pengeluaran pada gas dari saluran cerna (karminatif),dapat melegakan hidung yang tersumbat,dan juga efektif untuk  menyembuhkan penyakit sinusitis, serta dapat mengobati sakit migrain (sakit kepala sebelah).

Sebagai obat luar, tanaman cabai rawit ini juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit seperti rematik, sakit perut, dan mengatasi kedinginan. Selain digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan bumbu kuliner dan juga sebagai obat tradisional, tanaman cabai rawit ini juga sering digunakan sebagai tanaman hias di pekarangan rumah.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>